Edition No. 130

20 March 2010

Now: Friday, 24 November 2017 @ 2:04 AM -0500

Advertisement Banner

Israel Minta Maaf kepada Wapres AS Joe Biden

Yerusalem-Palestina Sambut Baik Kutukan Kwartet Internasional atas Rencana Pembangunan di Yerusalem Kwartet Internasional Kutuk Rencana Perumahan Baru Israel di Yerusalem PM Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan penyelidikan mengapa pejabat-pejabat pemerintah mengumumkan rencana perluasan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur yang disengketakan itu sewaktu Wapres Amerika Joe Biden berada di Israel. Kantor PM Netanyahu mengatakan, dia memerintahkan penyelidikan hari Sabtu malam setelah bertemu dengan anggota kabinet senior untuk membahas hubungan yang memburuk dengan Washington. Netanyahu mengatakan pengumuman oleh Kementerian Dalam Negeri Israel itu tanpa sepengetahuan dia dan timing pengumumannya bukan suatu kesengajaan. Dia minta maaf kepada Wapres Biden dan berharap masalah itu dianggap selesai. Hari Jumat, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan, rencana pembangunan rumah Yerusalem Timur dan timing pengumumannya merupakan suatu penghinaan terhadap Amerika dan mengirim isyarat yang buruk bagi proses perdamaian Timur Tengah.


Written on Thursday, 25 March 2010, at 6:21 PM -0500.
Last edited on Thursday, 25 March 2010, at 6:31 PM -0500.
Read 520 times.


Read news: « Previous News  |  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  |  Next News »

© 2017 YOUR COMPANY. | E-Mail: editor@yourcompany.com | Valid: XHTML & CSS. | Created Using SWCMS. | Return To TOP.